Sebagai pengguna teknologi yang bijak sebaiknya kita menggunakan dan memanfaatkanya dengan baik dan benar dengan begitu kita akan banyak memanfaatkan manfaat, sebaliknya jika kita tidak bijak dalam menggunakan kita bisa jadi korban dari teknologi dan tentunya akan merugikan diri sendiri, tidak ada yang bisa membantu selain diri kita sendiri maka dari kita sebagai teknolgi yang bijaksana sudah menggunakan teknologi dengan bijak, dengan kita menggunakan teknologi dengan bijak kita yang bisa memperoleh banyak manfaat darinya, jadikan lah teknologi sebagai tempat mencari berbagai hal kita membaca berita tanpa harus membaca koran, kita bisa mendengarkan musik tanpa harus membeli CD dari toko dan berbagai kesenangan lainya.
Di jaman yang serba digital ini, perkembangan ilmu dan teknolgi yang berkembang begitu cepat salah satunya adalah komunikasi, dengan sangat mudah dan cepat pesan yang ingin kita sampaikan, dapat di terima dan di baca oleh penerima. Di balik kecanggihan dan bersenang-senang dalam menyampaikan informasi yang kadang-kadang ada yang tidak melaporkan kemanan informasi.
Kriptografi adalah salah satu cara untuk mempertahankan kerahasiaan dari pesan adalah dengan menyandikan pesan yang dikirim menjadi kode-kode yang tidak diimplementasikan, sehingga bila ada pihak ketiga yang tidak berhak mengakses informasi tersebut akan kesulitan menerjemahkan isi pesan yang sebenarnya.
Kriptografi atau kriptografi berasal dari bahasa yunani yaitu kriptos artinya tersembunyi, rahasia; dan graphein, ditulis atau disebut juga dengan sandisastra yang merupakan ilmu untuk berkomunikasi secara aman dari pihak ketiga. Pada awal mulanya kriptografi disamakan dengan enkripsi, dimana kriptografi membuat informasi atau data yang dirubah menjadi kalimat yang tidak dapat dibaca dengan mata langsung . Atau diimplementasikan sebagai ilmu tentang ruang pesan.
Kriptografi ternyata telah ada sejak ribuan tahun lalu. Menurut catatan sejarah kriptografi tertua ditemukan pada peradaban bangsa mesir kuno. Dimana peradaban ini dimulai pada tahun 3000 tahun sebelum masehi.
Beberapa Jenis Kriptografi
Kriptografi cryptography berasal dari Bahasa Yunani,
yaitu cryptos yang berarti secret rahasia, sedangkan graphien artinya writing
tulisan.
Kriptografi juga dibagi mejadi 2 yaitu :
1.Kriptografi Klasik
Kriptografi klasik merupakan teknik kriptografi yang
sudah digunakan pada zaman dahulu sebelum komputer ditemukan atau sudah
ditemukan namun belum secanggih sekarang. Kriptografi clasik ini melakukan
pengacakan huruf atau plaintext. Kriptografi
ini hanya melakukan pengacakan pada huruf A - Z, kriptografi semacam ini
sangatlah tidak disarankan untuk mengamankan informasi-informasi penting karena
dapat dipecahkan dalam waktu singkat.
2. Kriptografi Modern
merupakan teknik kriptografi yang beroperasi dalam
mode bit ketimbang mode karakter. Pengoprasi kriptografi ini dalam mode bit
berarti semua data dan informasi (kunci, plainteks, maupun cipherteks) semua
dinyatakan dalam rangkaian string ataupun bit biner 0 dan 1. Teknik enkripsi
dan dekripsinya pun memproses semua data dan informasi dalam bentuk rangkaian
bit. Rangkaian bit yang menyatakan
plainteks dienkripsi menjadi cipherteks dalam bentuk rangkaian bit, demikian
sebaliknya.
kriptografi merupakan sebuah cara untuk merahasiakan
pesan dalam sebuah tulisan dengan menggunakan gembok, dan menggunakan huruf dan
karakter di luar bentuk aslinya ataupun dengan menggunakan cara-cara yang lain
yang hanya bisa di lakukan orang yang mengetahui kunci. hanya bisa di buka oleh
orang yang tau kunci dari gembok itu untuk memproses kunci, Jadi kriptografi
bisa diartikan sebagai seni menulis atam memecahkan cipher.
sebuah proses penyandian yang melakukan perubahan
sebuah kode pesan dari yang bisa dimengerti plaintext menjadi sebuah kode yang
tidak bisa dimengerti ciphertext. Dengan menyandikan pesan yang ada maka akan
sulit bagi pencuri informasi untuk mengetahui isi pesan yang ada.
Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi ilmu
pengetahuan seperti sekarang ini. Maka, pengertian cryptography berkembang
menjadi ilmu tentang teknik yang digunakan dalam menyelesaikan persoalan
keamanan data. Untuk membaca tentang keamanan teknologi informasi.
Enkripsi
dan Dekripsi
Pesan Plainteks, dan Cipherteks
merupakan data atau informasi yang dapat dibaca dan dimengerti maknanya. Nama
lain untuk pesan adalah plainteks plaintext. Pesan dapat berupa data atau
informasi yang dikirim atau yang disimpan dalam media penyimpanan. Pesan yang
tersimpan bisa berbentuk teks, citra image, suara/bunyi dan video. Agar pesan
tidak dapat dimengerti maknanya oleh pihak lain maka, pesan dapat disandikan ke
bentuk lain yang tidak dapat dipahami.
Contoh teknik-tehnik enkripsi dan deskripsi dengan teknik Reverse chipher.
Teknik Reverse chipher adalah
kriptografi klasik yang menggunakan substitusi yang menyusun kelompok huruf yang terdiri dari beberapa
huruf. Kemudian huruf-huruf dalam
kelompok ini dituliskan kembali kolom per kolom, dengan urutan kolom yang bisa
berubah-ubah.
Teknik meng-enkripsi pesan plainteks tersebut dengan
menulis secara horizontal dengan lebar kolom tetap, misal selebar 5 karakter
(kunci k = 5):
DIGITAL SECURITY OF WEBSITE
|
D |
I |
G |
I |
T |
|
T |
A |
L |
S |
E |
|
C |
U |
R |
I |
T |
|
Y |
O |
F |
W |
E |
|
B |
S |
I |
T |
E |
Dengan membaca setiap kolom kita akan memperoleh pesan
yang telah di encripsi tadi.
Tujuan kriptogafi
Dengan kita
menyandikan pesan yang kita miliki maka akan lebih mejaga keamanan pesan yang
kita miliki bila suata saat ada pencurian pesan/data. Dengan begitu data kita
akan lebih aman, Kerahasiaan confidentiality adalah sebuah layanan yang
ditujukan untuk menjaga agar pesan tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak yang
tidak berhak.
Di jaman yang
serba teknologi ini kita dimudahkan dalam berbagai komunikasi dan penyebaran
informsi juga sangat lah cepat, tapi dibalik itu semua apakah data/pesan
informasi kita aman? Tentu saja tidak karna di luar sana banyak sekali
orang-orang yang jahat, data yang kita miliki bisa saja di ambil, oleh pihak
lain dan mengubah isi data nya. Dan yang lebih parah lagi biasanya orang yang
telah mengambil data kita akan meminta tebusan agar data kita bisa di
kembalikan. Sebaiknya kita mencegah sebelum data kita di ambil dan di modifikasi pihak lain,
yaitu dengan menyandikan pesan/data kita agar orang lain akan sulit memahami
bahkan untuk mengubahnya.
Kesimpulan
Sebagai
pengguna teknologi kita harus pintar dan bijaksana dalam menggunakan, sebelum
kita menyimpan file dari internet atau kita mengunduh aplikasi dari internet
kita harus tau dahulu situs yang sedang/akan kita download itu memang situs
resmi, jika itu bukan situs resmi lebih baik jangan kita download karna bisa
jida dalam file/aplikasi yang kita download terdapat virus yang berbahaya yang
akan menyerang perangkat kita dan mencuri data pribadi kita yang ada dalam
computer/smartphone dan lebih bahaya lagi data yang ada dalam computer kita
tidak bisa dibuka, karna mereka pembuat virus telah mengenskripsikan data kita
dan menguncinya dan akan meminta tebusan berupa uang, jika kita tidak mau
membayarnya dalam waktu tertentu maka data/file kita akan hilang dan tidak bisa
Kembali, sejauh ini belum ada antivirus yang bisa menghilangkan nya karna yang
memilikinya hanya pembuatnya saja, jalan terbaiknya adalah dengan instal ulang
perangkat computer kita dengan begitu virus nya akan hilang namun datanya akan
hilang.
DAFTAR PUSTAKA
Rasyid
MF. 2007. Tanda Tangan Digital Majemuk dengan Kunci Publik Tunggal dengan
Algoritma RSA dan El Gamal. http://www.informatika.org/ ~rinaldi/K
riptografi/2007-2008/ Makalah2/MakalahIF50542007- B-039.pdf, [25 Mei 2013].